Bandar Judi Bola – Jejak Merah Belanda

Selaku salah satu klub yang sangat besar di negara Eropa, tim Bandar Judi Bola – Jejak merah Belanda sudah menjadi satu dari kesekian tim yang sangat dijagokan untuk melaju ke putaran final dalam Piala Eropa musim 2016. Siapa yang akan menyangka bahwa tim Der Oranje justru terancam tidak dapat lolos ke negara Prancis pada musim depan.

Tim Belanda sudah memiliki seluruh latar belakang buat dapat disebut selaku salah satu tim unggulan dalam Piala Eropa musim 2016 nanti. Mereka sudah memiliki rekam jejak selakuy tim juara meskipun sudah sekian lama dipetik yaitu di musim 1988 silam. Selain itu, mereka pun sudah datang dengan memiliki status sebagai peringkat tiga dunia dalam Piala Dunia musim 2014 lalu.

Pada turnamen itu, tim Belanda bahkan sudah berhasil mengalahkan sebanyak dua klub yang kuat dengan sangat meyakinkan yaitu tim Spanyol sudah berhasil sukses ditundukkan dengan mendapat skor telak 5-1 dalam fase grup, sedangkan tim tuan rumah Brasil sudah digilas dengan mendapat skor telak 3-0 dalam perebutan urutan yang ketiga.

Sepanjang sejarahnya turut serta dalam Piala Eropa sendiri, Bandar Judi Bola menilai bahwa tim Belanda juga sudah berhasil lolos menuju ke putaran final sebanyak sembilan kali. Dari total sembilan keikutsertaan mereka, cuman sebanyak dua kali mereka tidak dapat berhasil melewati fase grup. Satu kali tim ‘Negeri Kincir Angin’ tersebut mendapatkan juara, sebanyak empat peluang yang lainnya sudah terhenti dalam semifinal, serta dua kali sudah mandek pada perempatfinal.

Terluput dari prestasi finis pada posisi tiga dalam Piala Dunia lalu, tim Belanda dengan sejatinya berada pada laju menurun dalam Piala Eropa. Semenjak yang terakhir kali berhasil merebut urutan tiga di edisi 2004 lalu di negara Portugal, mereka sudah berangsur-angsur mengalami penurunan dan mereka sudah terhenti dalam perempatfinal di edisi 2008 silam, kemudian mentok pada fase grup di musim 2012 silam. Jadi kalau ngomong tentang prestasi dalakm Piala Dunia musim 2014 lalu, dapat dibilang hal tersebut merupakan hasil dari sentuhan magis manajer Louis Van Gaal.

Manajer pun sudah dipilih untuk menukangi peran sebagai pelatih di bulan Juli musim 2012 silam, cuman beberapa hari sesudah Piala Eropa musim 2012 silam berakhir, yang mana tim Belanda sudah berada di bawah binaan Bert Van Marwijk tidak berhasil total. Bandar Judi Bola melihat bahwa semenjak saat itu lah Louis Van Gaal sudah memimpin tim Belanda pada 28 ajang, telah berhasil sukses memenangkan sebanyak 17 ajang di antaranya serta cuman menelan pil pahit sebanyak dua kali sebelum lalu sudah berhenti serta memimpin tim Manchester United.

Semenjak kehengkangan dari Louis Van Gaal, tim Belanda juga sudah dididik oleh sosok Guus Hiddink. Akan tetapi penampilan dari pemain Robin Van Persie beserta dengan rekan satu timnya segera anjlok. Dari total 10 ajang di bawah arahan Guus Hiddink, tim Belanda hanya berhasil sukses dalam memetik kemenangan sebanyak empat kali serta mengalami lima kali kekalahan di segala kompetisi alias dipenuhi dengan rapor merah.

Rincian itu juga sudah membuat sosok Guus Hiddink telah meninggalkan jabatan sebagai pelatih, kemudian diteruskan oleh sosok Danny Blind. Berdasarkan pantauan dari Bandar Judi Bola Danny Blind, sekalipun masih juga belum memiliki pengalaman selaku pelatih klub nasional, dianggap memiliki pengetahuan yang sudah cukup buat dapat memimpin tim Belanda sebab telah menjadi asisten dari pelatih di dalam klub itu semenjak musim 2012 silam.

Dia pun juga paling tidak sudah mengenal metode dari Louis Van Gaal yang dapat dibilang cukup sukses dalam Piala Dunia yang lalu itu. Akan tetapi sampai sekarang ini masih juga belum kelihatan sinyal yang cukup bagus. Dari total dua ajang di bawah binaannya itu, tim Belanda sudah mengalami kekalahan masing-masing dengan mendapat skor tipis 0-1 atas tim Islandia serta skor telak 0-3 terhadap tim Turki pada Kualifikasi dalam Piala Eropa musim 2016.

Sebanyak dua hasil merah tersebut juga sudah membuat mereka sedang terancam tidak dapat lolos ke dalam turnamen yang akan segera dihelat di negara Prancis pada musim depan itu. Sekarang ini tim Belanda sudah berada pada urutan keempat dalam Grup A dengan mengemas angka sebanyak 10 poin dari total delapan ajang. Bandar Judi Bola melihat bahwa dua tiket untuk lolos langsung itu juga telah dipastikan didapat oleh tim Islandia serta tim Republik Ceko yang masing-masing mengantongi angka sebanyak 19 poin dengan masih ada dua ajang yang tersisa.

Mereka pun sudah tidak dapat dikejar lagi oleh tim Turki yang menempati posisi ketiga yang memiliki nilai sebanyak 12 angka. Otomatis, jalur buat tim Belanda untuk dapat lolos cuman dengan finis ketiga, lewat jalan play-off atau pun mencatatkan diri mereka selaku urutan ketiga yang terbaik. Akan tetapi tidak bakal gampang juga sebab mereka wajib untuk berharap agar tim Turki akan kehilangan sejumlah angka dalam dua ajang yang masih tersisa ini. Wajib untuk diakui cukup berat.

Menariknya, tim Belanda secara pribadi juga sudah memiliki rincian yang kurang begitu menyenangkan kalau Piala Eropa akan digelar di negara Prancis. Sudah sebanyak dua kali kejuaraan itu ditandingkan di negara Prancis sebelumnya, tidak ada satu kali pun tim Belanda dapat turut serta. Bandar Judi Bola menilai bahwa negara Prancis merupakan tuan rumah gelaran yang pertama dalam Piala Eropa di musim 1960 silam.

Tim Belanda juga sudah tidak turut serta pada edisi itu yang mana tim Uni Soviet yang sudah menjadi kampiunnya. Sesudah itu negara Prancis juga sudah kembali mengadakan Piala Eropa di musim 1984 silam serta lagi-lagi tim Belanda tidak turut serta. Kala itu mereka tidak dapat berhasil lolos kualifikasi sebab cuman menduduki posisi dua di Grup 7 tepat berada di belakang tim Spanyol, yang hanya berhasil unggul dalam perolehan gol saja.

Kalau gagal lolos lagi pada edisi 2016 ini, jadi secara otomatis tim Belanda sudah mencatatkan sendiri kutukan mereka dalam Piala Eropa. Bandar Judi Bola – Ligabebek melihat bahwa mereka masih juga belum sempat satu kali pun dapat bermain dalam kejuaraan itu kalau negara Prancis dijadikan sebagai tuan rumahnya. Ada sebanyak dua ajang yang tersisa buat tim Belanda untuk berharap-harap cemas, yaitu melawan dengan tim Kazakhstan yang telah dipastikan akan segera tersisih sebab menduduki urutan juru kunci, serta berhadapan dengan tim Ceko yang telah dipastikan dapat berhasil lolos.

Sementara itu, tim Turki di sisi lain akan segera melakoni dua ajang yang tersisa dengan melawan dengan tim Islandia serta tim Ceko yang masing-masing sudah berhasil lolos. Sanggup kah tim Belanda berhasil keluar dari sederetan hasil merah serta mencegah kutukan itu?